Teknik pemanasan untuk membuat VCO

Teknik Pemanasan Untuk Membuat VCO yang Praktis dan Efektif

Pada umumnya membuat sebuah VCO pastinya melalui sebuah teknik atau cara yang paling efektif. Salah satunya ialah teknik pemanasan nih. Bagaimana sih proses teknik pemanasan untuk membuat VCO agar mendapatkan minyak berkualitas?

VCO (Virgin Coconut Oil) di ketahui prosesnya tidak menggunakan sebuah pemanasan yang berlebih dan bahan kimia yang bisa mempengaruhi nutrisi dan kandungan lain pada minyak kelapa murni ini.

Pembuatan VCO melalui teknik pemanasan ini membutuhkan perhatian ekstra pada setiap proses dikarenakan suhu panas yang berlebih bisa merusak nutrisi dari minyak.

Inilah Teknik Pemanasan Untuk Membuat VCO Kelapa!

Kali ini kita membahas teknik pemanasan secara langsung, dimana melibatkan sumber api langsung melalui kompor gas. Maka dari itu, memperlukan perhatian khusus pada suhu minyak.

Teknik yang satu ini dapat dikatakan cepat dan efisien untuk memproduksi sebuah VCO. Namun, beresiko dikarenakan bisa kehilangan senyawa bioaktif yang sensitif pada suhu panas. Penasaran kan?

Berikut Adalah Teknik Pemanasan

Sebelum kita masuk pada tahapan pembuatan VCO, pastikan terlebih dahulu bahwa alat dan bahan yang akan kalian gunakan sudah dalam keadaan steril. Selamat mencoba!

Alat

  • Alat pemarut kelapa (manual/elektrik/mesin).
  • Kain saring/kain kasa.
  • Alat pemanas, contohnya panci dengan ukuran menyesuaikan.
  • Alat pengaduk, seperti sendok dengan ukuran besar.
  • Wadah penyimpanan/penampung sementara.
  • Wadah penyimpanan minyak ( wadah plastik/botol kaca yang steril).
  • Wadah untuk proses fermentasi (opsional).

Bahan

  • Kelapa tua segar/sudah matang (jumlah butir kelapa menyesuaikan dengan kebutuhan).
  • Air matang/bersih.

Simak tahapan dari teknik pemanasan:

  1. Pemilihan dan Pemarutan Kelapa

    • Pertama-tama, pilihlah daging kelapa yang berasal dari kelapa tua/sudah matang dan agak keras.
    • Lalu, kalian bersihkan daging kelapanya memakai air bersih.
    • Jika sudah bersih, parutla daging kelapa dan hasilkan parutan kelapa yang bertekstur halus.
    • Dan, jika menggunakan alat blender, potonglah daging kelapa ke ukuran yang kecil agar memudahkan proses blending.
  1. Proses Pembuatan Santan

    • Kemudian, campurkan saja parutan kelapa dengan air secukupnya dalam perbandingan 1:1.
    • Gunakan alat pengaduk untuk mengaduk rata kedua bahan tersebut.
    • Jika telah tercampur sempurna, kalian uleni lalu peras campuran tersebut sehingga menghasilkan santan yang kental menggunakan sebuah kain saring.
  1. Proses Fermentasi Santan (opsional)

    • Langsung kalian tuangkan santan ke dalam wadah khusus fermentasi.
    • Lalu, biarkan santan di fermentasi selama 1 – 2 jam dalam suhu ruangan.
    • Nah, krim kelapa akan mengendap ke dasar wadah dimana itu memudahkan proses pemanasan.
  1. Proses Pemanasan Santan

    • Setelah itu masukan santan ke dalam panci/alat pemanas.
    • Lakukanlah proses pemanasan santan menggunakan api kecil.
    • Selanjutnya, pakailah alat pengaduk untuk mengaduk saat proses pemanasan berlangsung agar bagian bawah/krim-nya tidak gosong.
  1. Proses Pemanasan hingga Minyak Terpisah

    • Kemudian, kembali lakukan proses pemanasan sehingga minyak akan ter-ekstrak dari krim kelapa sebelumnya.
    • Dan, selama proses ini krim kelapa akan perlahan mengendap ke dasar panci.
  1. Proses Penyaringan Minyak

    • Berikutnya, matikan apinya dan diamkan minyak tersebut hingga dingin terlebih dahulu.
    • Gunakan sebuah kain saring/kain kasa untuk melakukan penyaringan minyak kelapa murni (pemurnian minyak).
    • Dan, pastikan untuk krim kelapa/lapisan air tidak terbawa ke proses selanjutnya.
  1. Penyimpanan Minyak

    • Setelahnya, minyak kelapa murni sudah kalian peroleh dari proses di atas.
    • Lalu, tuangkan saja minyak kelapa murni ke dalam wadah penyimpanan yang telah kalian sediakan.
    • Tahap terakhir, kalian dapat meletakkan wadah yang berisi VCO tersebut pada tempat yang sejuk/kering dan juga terhindar dari paparan sinar matahari agar nutrisi tetap terjaga.

Penutup

Nah, bagaimana menurut kalian mengenai teknik pemanasan untuk membuat VCO ini? apakah mudah atau justru sulit? tenang, dipastikan hasilnya tetaplah minyak kelapa murni (VCO) yang berkualitas.

Untuk teknik yang satu ini sangat di sarankan pada skala produksi VCO yang rendah, dikarenakan membutuhkan tenaga yang besar dan juga kesabaran tinggi untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Teknik pemanasan di anggap sangat cocok untuk skala rumah tangga, maka dari itu menjadi opsi selain teknik fermentasi untuk membuat VCO berkualitas.

Baca juga: Teknik Fermentasi untuk Memperoleh VCO Berkualitas!